[INFO/TRANS] 131010 Mengenang Masa Lalu Yoochun Sebelum Debutnya, Ini Sebuah Buku Yang Harus Dibaca Oleh Chunsas Baru

Park Yuchun, seorang anak yang cukup menderita kembali ke negerinya sendiri.

Yuchun yang penuh emosi, selalu tersenyum tapi mudah menangis, ini tingkat pertama dalam sebuah polling “Menurut kamu siapakah flower boy” di Korea. Pada nama kartu ID YooChun adalah Park  YooChun. Aku lebih suka Park Yuchun. Dia memiliki adik, Yoohwan, yang 5 tahun lebih muda dari-nya.

Yuchun yang lahir pada 4 Juni 1986 di Seoul, Korea, telah sangat aktif dalam olahraga sejak ia masih kecil. Ia mendambakan F1 (Formula One) dan bermimpi menjadi seorang pembalap F1. Selama sekolah dasar, ia bermain-main dengan teman-temannya. Dia ingin memetik buah buahan di pohon di dekat taman sehingga ia dan teman-temannya melempari pohon itu untuk mendapatkan buahnya. Akibatnya, kepala temannya terkena batu yang di lempari Yoochun tersebut. Kejadian ini menyebabkan masalah yang  panjang pada waktu itu. Yuchun telah belajar Taekwondo sejak dia berada di kelas satu SD. Dia jatuh cinta dengan basket selama kelas tiga dan berpikir untuk menjadi seorang pemain basket juga.

Pada kelas enam SD, dia pindah ke Virginia dari Amerika Serikat karena pekerjaan ayahnya. Micky adalah nama yang digunakannya  di Amerika Serikat. Ketika pergi ke AS, teman-temannya di kelas semua berkata, “Aku  Benar-benar iri pada mu, kamu dapat pergi ke AS. Aku benar-benar iri, “sambil melihatnya dengan tatapan iri. Namun, Yuchun sangat sedih karena dia harus berpisah dengan teman-temannya. Selanjutnya, ia akan memiliki hambatan bahasa ketika ia tiba US. Yuchun merasa sangat gelisah karena suara-suara di sekitarnya yang benar-benar kebalikan dari pikiran batinnya.

Pada akhirnya kegelisahan menjadi kenyataan. Meskipun ia mendaftarkan diri ke sebuah sekolah menengah lokal di Virginia, karena hambatan bahasa, Yuchun tidak bisa mendapatkan teman baru dan dia tidak bisa berbaur di sekolah dengan baik. Dia akan menutup diri di kamarnya setelah kembali dari sekolah. Pikiran menjadi pemain basket yang sebelumnya benar-benar telah menghilang. Namun, suatu hari teman sekelas nya mengundangnya bermain basket.

“Kamu bisa bermain basket dengan baik.”

“Hmm, hanya pada level biasa saja ..”

“Kami kekurangan rekan dalam tim. Mari bermain bersama dengan kami! ”

” URM .. OK .. ”

Meskipun Yuchun agak ragu-ragu karena ia sangat mencintai basket, YC pun menerima undangan dari temannya . Akhirnya, Yoochun menggunakan undangan dari temannya sebagai titik balik, Yuchun dengan perlahan menutup kesenjangan di antara dia dan teman-teman sekelasnya.

Namun, tiba-tiba ada beberapa perubahan di rumahnya. Setelah datang ke AS,  keretakan terjadi dalam hubungan antara orang tua Yoochun dan mereka telah memutuskan untuk bercerai. Hal ini menyebabkan Yuchun sangat patah hati tapi ia tidak bisa menunjukkan kesedihannya di depan saudaranya yang masih sangat kecil saat itu. Yuchun bersumpah dalam hatinya bahwa  ” ia tidak akan pernah menangis di depan saudaranya” dan sebagai gantinya dia harus selalu gembira dan kuat.

Mengenai situasi pada waktu itu, Yuchun menyebutkan ini dalam sebuah wawancara, “Meskipun ini terasa menyakitkan bagiku sampai aku akan mati karena sesak napas, aku tidak memiliki solusi apapun. Itu benar-benar penderitaan. Tapi setidaknya Aku bisa mencegah adik ku agar tidak mengalami hal yang sama seperti ku. Jadi, aku harus bekerja untuk mendapatkan uang. Aku telah membeli banyak hadiah untuk adikku dan bahkan menjemput dia dari
sekolah. Aku ingin menanamkan emosiku sendiri terhadap adikku. Pada aspek lain, aku pikir mungkin aku ingin melarikan diri dari depresi ini. “Pada saat itu, musiklah yang menyembuhkan jiwa Yuchun.”

Musik telah menyembuhkan dia, bersama-sama mendukungnya dan akhirnya Yuchun mulai memiliki perasaan terhadap musik. Pada saat itu, ia sudah menabung sejumlah uang untuk membeli CD. Selama dia pindah ke Amerika Serikat, jumlah nya CD telah dikumpulkannya lebih dari 1000 buah. Ketika ia berada di sekolah menengah, dia mulai belajar mandiri tentang musik. “Namun, karena fakta bahwa aku tidak tahu bagaimana membaca skor musik, aku harus mengamati orang yang sangat ahli dalam bermain piano setiap waktu aku punya kesempatan dengan mengamati teknik mereka saat bermain piano. Tapi dipikiran ku benar-benar ingin membuat musik, setelah aku berada di sekolah menengah. Selama waktu itu, aku memikirkan akan melihat sebuah konser. Akupun bertemu dengan SM secara kebetulan. “(Di tampilkan menurut sebuah wawancara di televisi)

Yuchun mengatakan, “Dibandingkan dengan menyukai seorang penyanyi,
sebenarnya yang lebih ku sukai  adalah musik itu sendiri. “Disisi lain, jauh di lubuk hatinya ia merasa, jika dia tidak bisa berkonsentrasi dalam melakukan sesuatu yang khusus, keberadaannya sendiri akan
kehilangan maknanya. Dia ingin melepaskan diri dari kesendiriannya yang tidak bisa berkonsentrasi dengan baik. Dia ingin menjadi seorang penyanyi sebagai ambisinya dalam hidup “Meskipun ada beberapa pikiran yang tampaknya  sangat kekanak-kanakan,aku masih memiliki keyakinan. Selama SD, aku selalu terlibat dalam olahraga. Aku bahkan mendapat gelar ketiga sabuk hitam Taekwondo. Berpikir kembali, saat aku melakukan olahraga ini benar-benar ketika di sekolahku. Setelah pergi dari Amerika Serikat, sampai kelas dua sekolah menengah, aku benar-benar telah mendapatkan semua usahaku. Tapi setiap hari aku berpikir, apakah benar-benar diperlukan untuk menjadi seperti ini? Mengapa aku harus duduk
di sini? “Ini adalah suara hati ketika diekspos dalam salah satu wawancaranya.

Sejak awal ibunya sangat mendukung Yuchun menjadi seorang penyanyi.Yuchun sangat aktif dalam audisi, dia memiliki hasil yang sangat baik untuk beberapa kali. Akhirnya, staf yang sedang melakukan tugas mengalokasikan penyanyi untuk SM dan telah mengambil keputusan bahwa YC lah pemenangnya. Ia pun menjadi trainee setelah audisi SM yang diadakan di Amerika Serikat. Semua ini terjadi selama tahun kedua di sekolah tinggi. Yuchun pun mengingat kembali saat dirinya sangat menderita ketika meninggalkan Korea tapi kali ini datang kembali ke Korea ia juga merasa khawatir. Untuk meghilangkan semua kegelisahan ini, ia memutuskan untuk menyingkirkan semua kekhawatirannya dan dia hanya memikirkan mimpinya sendiri. Ada seorang teman yang ikut dalam audisi dengan Yuchun tapi teman ini gagal saat audisi terakhir di Korea. Dia hanya bisa kembali ke AS. Sebelum pergi, ia mengatakan kepada Yuchun,.” Kamu harus menungguku sebelum aku datang kembali! Ini adalah janjiku! “” Baiklah! Aku mengerti! Aku akan menunggu mu! “Keduanya pun bersumpah bersama-sama bahwa mereka akan menggunakan tangan mereka sendiri untuk mencapai kemenangan mereka sendiri.

Sama seperti apa yang telah dikatakan sebelumnya, saat kelas enam di sekolah dasar, Yuchun bermigrasi ke AS dengan keluarganya. Pada kenyataannya, itu adalah awal dari tragedi yang terjadi padanya. Pada bagian negeri yang tidak diketahui, hidup di kehidupan yang tidak tenteram dan ia harus menghadapi perpisahan orang tuanya. Setelah itu, dia hanya tinggal dengan adik dan ibunya. Kemudian, ibunya sendiri yang melakukan pekerjaan paruh waktu, bekerja setiap hari sampai larut malam. Saat makan malam, kedua bersaudara itu hanya makan mie cangkir sambil menonton televisi. Keduanya tidak mengerti dengan bahasa Inggris jadi sebenarnya mereka tidak memahami isi program televisi.

Hari-hari terus berlalu begitu saja. Pada
Negeri yang tidak diketahui, ibunya harus membesarkan anak-anaknya sendiri dan ada batasan tekanan yang dialami ibunya. Suatu hari, Yuchun terbangun dari tidur  dan Mendengar ibunya sedang berbicara di telepon. Tampaknya orang yang di telpon itu adalah ayahnya.

“Aku sangat menderita .. Aku sudah mencapai batasku .. Tolong, bantu aku .. “Ibunya menangis sepanjang pembicaraan ditelpon. Pada saat itu,
Hati Yuchun pun hancur. Air matanya langsung mengalir. Dia selalu ingin menjadi kekuatan yang mendukung ibunya tetapi pada sisi lain, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Dia merasa sangat sedih dan menyesal. “Ibu, apa yang harus aku lakukan? Tolong beritahu aku. “Yuchun berteriak berkali-kali dalam hatinya. Dua hari kemudian, ketika ibunya keluar, dua saudara tersebut dibawa oleh ayahnya. Yuchun pun menghibur adiknya yang terus menangis. Meskipun mereka
telah sampai dirumah ayahnya, saudaranya, YuHwan masih terus menangis. Dengan demikian, Yuchun
diam-diam bersembunyi di dalam kamar mandi untuk menelpon ibunya. Setelah beberapa nada dering, ibunya pun mengangkat telpon dari Yuchun dengan suaranya yang lembut. Tapi suara itu langsung berubah menjadi tangisan. “Maafkan aku, Yuchun .. Ibu tidak berguna. Aku benar-benar menyesal. “Itu adalah seorang ibu yang menderita dengan menyalahkan dirinya sendiri karena tidak mampu melakukan apapun. Kata-kata yang ibunya katakan itu
seperti pisau yang menusuk jantung Yuchun. Dia memutuskan, ia tidak akan bergantung pada ibunya lagi setelah ini. Setelah dibawa ke tempat ayahnya, kehidupan Yuchun pasti tidak akan pernah tenang.

Dia pun mulai melakukan berbagai macam pekerjaan. Bekerja pada pembangunan jalan, menambahkan bensin di pom bensin, pembersih gedung. Tidak peduli seberapa melelahkan dia, dia hanya tidak ingin melihat adiknya lebih menderita. Namun, ketika ia sendirian, ia merasa seperti jatuh dan terlepas dari semua perasaan tidak enak dalam hatinya. Ketika itu musiklah yang dapat medukungannya. Setelah kembali dari sekolah , dia langsung pergi untuk pekerjaan paruh waktu. Tenaganya benar-benar terkuras sampai matahari terbenam. Kebahagiaannya adalah dengan menghidupkan musik. Mendengarkan musik Klasik, rock, jazz … bahkan Ia mendengarkan musik apa pun. Favoritnya adalah lagu yang terkenal Eric Clapton yang dia tulis untuk mengenang almarhum anaknya, . Itulah lirik sedih yang diukir dalam hati Yuchun. Dia merasa sembuh saat dia mendengarkan musik dan dapat memberikan kenyamanan baginya. Tampaknya Yuchun disembuhkan oleh musik. Dia berpikir jika lagu sendiri mampu membawa kenyamanan kepada mereka yang mengalami kesulitan … ini dapat membasmi pemikiran hatinya yang tidak sadar.

Tidak lama setelah itu, Yuchun ditakdirkan bertemu dengan SM. Yuchun melewati audisi yang sangat lancar, mengambil langkah pertama dalam mencapai mimpinya. Namun, untuk menjadi seorang trainee, Yuchun harus kembali ke Korea. Ini berarti bahwa ia harus berpisah dengan orang tua dan saudara yang paling dicintainya. Hal ini menyebabkan Yuchun menjadi sangat
sedih tapi dalam hatinya memikirkan bahwa  “Menghibur orang dengan musiknya itu dapat menyembuhkan dia”. Dia tidak pernah berubah bahkan satu detikpun. Dia bersumpah: “Setelah sukses, dia harus hidup bersama keluarganya! “Pada akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Korea.

Pada acara SBS , Yuchun mengenang kembali situasinya saat itu. “Ketika kembali ke Korea, hal yang paling membuat ku patah hati tidak lain adalah meninggalkan saudara ku di Amerika Serikat. Saat kami memiliki sebuah konser di Los Angles dan aku bertanya kepada saudaraku maukah dia tinggal bersamaku, tetapi pada hari aku meninggalkanya, bahu adikku terlihat gemetar seperti orang yang ketakutan. Dia menangis dan berkata ‘Aku sangat sedih .. aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan .. ‘tapi aku tidak bisa melakukan apa-apa … Sekarang untuk ku, AS adalah tempat yang tidak ingin ku pikirkan kembali dan tidak ingin pergi kesini untuk kedua kalinya. “Pada akhir talkshow, Yuchun tidak lupa  memberi semangat kepada saudaranya dengan mengatakan: “YuHwan, aku sangat menyesal meninggalkanmu sendirian di sana. Aku tahu bahwa selama ini kamu menangis ketika kami telepon. Aku mungkin tampak sangat kuat dan bersemangat tapi YuHwan-ah .. ini juga penderitaan Hyung. Aku pasti akan bekerja keras dan membawa mu kembali ke sini. ” air matapun mengalir dari kedua mata Yuchun.

Pada Akhirnya Yuchun membawa kembali ibu dan saudaranya ke Korea pada tahun 2008, mereka bertiga pun tinggal bersama-sama. Ia juga telah mengenakan gelang ditangannya. Itu adalah hadiah pertama dari saudaranya. Kami tahu hingga saat ini Yuchun masih memakai yang gelang itu.

Catatan: Yuchun hanya menjadi trainee tidak lebih dari tiga bulan setelah kembali ke Korea dari US dan debut dia sebelumnya dengan 5 member.

Kutipan dari koleksi ulangtahun DBSK ke-7

Penulis: Satoshi Yamakawa

image

Source from 允浩说在中啊 @MickyBaidu
Picture credit as tagged
English translated  ParkYoochunSGFC
Indonesia translated PYC_INA
Shared by ParkYoochunSGFC + PYC_INA

Catatan: kami telah berusaha menerjemahkannya dengan baik dan ini berbasis dari tulisan asli Cina.  Jika ada kesalahan yang ditemukan, itu tidak disengaja. Terima kasih atas pengertian anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s