[NEWS] 160119 Seperti kehangatan melankolis, itu tidak JYJ tapi Park Yuchun

image

Pilihan dari Park Yuchun benar. Park Yuchun mengeluarkan sebuah album yang begitu halus di musim dingin, dengan kematangan emosi.

Park Yuchun yang saat ini sedang berada di dinas militer mengejutkan kami dan mempersembahkan album solo pertamanya,12 tahun setelah memulai debutnya. Park Yuchun begitu aktif sebagai member JYJ dan aktor, meninggalkan jejak yang sangat berarti itu yang dikumpulkan dan disimpan dari cintanya terhadap musik. Tidak JYJ, bukan aktor tapi sesungguhnya emosi dari penyanyi solo Park Yuchun. Dalam nada sedih dan suara yang mendalam dia melukiskan kesepian. Ini adalah musik yang cocok dengan suasana musim dingin.

Album solo ‘How Much Love Do You Have in Your Wallet’ dirilis oleh Park Yuchun, untuk pertama kali sejak debutnya, diisi dengan suasana emosional dan lirik yang seakan judulnya sangat cocok untuk koleksi puisi. Sementara semua menyadari bahwa dia harus mencoba untuk menenangkan kehampaan penggemar disaat dia dinas militer, untuk itulah dia menyembunyikan alasan kuat ini.

Di JYJ, selain kemurnian dari Kim Junsu yang menunjukkan kemampuan menyanyi yang kuat dengan keunikan suaranya dan Kim Jaejoong sebagai rookker pada aliran rock yang menunjukkan kualitas suaranya dengan nada keras dan bernada tinggi; Park Yuchun bahkan memiliki peranan dari suara bas dimana dia lebih mendalam menciptakan nada untuk mendukung mereka. Namun, Park Yuchun menambahkan bobot dalam gaya bernyanyi yang berdesus saat dia berdiri di depan mikrofonnya sendiri.

Park Yuchun menambahkan kesempurnaan pada albumnya, bekerja sama dengan pianis Yuhki Kuramoto dan Yozoh. Yuhki Kuramoto menciptakan lagu ‘Nostalgic, While Turning Over the Page..’ semata-mata untuk Park Yuchun dan sampai penampilannya memamerkan makna dari permainan musik tersebut. Di  lagu Park Yuchun  sendiri ‘Until Last Album ..’, dia selaras dengan Yozoh dan tetap menghidupkan suasana kasih sayangnya. Seolah-olah itu bisa dirasakan dalam judul, dia memiliki kemauan sendiri dan merasa bersyukur terhadap penggemarnya sekarang dan selamanya selalu terkandung bersama-sama dalam lirik. Juga, dia memasukkan versi live ‘Walking With Her In The Spring’ sebagai lagu bonus dan menghidupkan kembali emosi konser.

Park Yuchun menambahkan dua lagunya sendiri di album solonya, dan menunjukkan bakatnya sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu lagi. Dia memasukkan lagunya sendiri yang telah dikembangkan sedikit demi sedikit saat itu disajikan dalam lagu-lagu populer di panggungnya sendiri; dan hasil yang telah tercipta dari panggung sendiri. Bagaimana dia mencapai hal itu? Park Yuchun terus berjalan daripada melakukan perubahan. Dia tidak berangan-angan dan melakukannya tanpa teknik.

Dalam album ini, Park Yuchun dapat menguasai dirinya dengan meluapkan surat demi surat, dengan suara sesak-penuh kelembutan. Dengan cara itu, terbentuklah emosi yang mantap dari Park Yuchun. Hal ini begitu menyentuh seperti diri Park Yuchun sendiri. Dengan mengenali warna nada asli dan tidak perlu  sulit untuk mencarinya. Walaupun merupakan keberhasilan besar sendiri, Kamu bisa merasakan musim dingin yang hangat sambil mendengarkan ke enam lagu-lagunya. Perlu dicatat bahwa dia mampu menetapkan potensinya yang lain, sebagai vokal tidak konvensional. Terkubur di bawah nama JYJ, inilah nilai dasar terbaru dari Park Yuchun yang telah ditemukan.

Source: Newsen
Translated by: rilanna of JYJ3
Translated Indonesia by: Vneck6002 of PYC_INA
Shared by: JYJ3 + PYC_INA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s